Materi Kedudukan Titik, Garis, dan Bidang dalam Bangun Ruang.
Assalamualaikum wr.wb.
Dengan blog ini saya akan menjelaskan kepada kalian beberapa materi dari salah satu mata pelajaran yang ada di sekolah yaitu Matematika. Oleh karena itu melalui blog yang saya tulis kali ini saya ingin mempermudah pelajar milenial dalam memahami salah satu materi yang ada di dalam pelajaran matematika yaitu "Kedudukan Titik, Garis, dan Bidang dalam Bangun Ruang."
Dalam geometri, titik disimbolkan dengan noktah, dimana titik itu sendiri tidak mempunyai ukuran dan tidak mempunyai panjang maupun luas apalagi volume. Garis merupakan himpunan titik-titik yang mempunyai ukuran panjang. Sedangkan bidang adalah himpunan garis-garis yang mempunyai ukuran panjang dan lebar.
Kedudukan titik, garis, dan bidang dalam bangun ruang itu sendiri terbagi menjadi 5 macam. Terdiri dari:
1. Kedudukan Titik Terhadap Bidang
2. Kedudukan Titik Terhadap Garis
3. Kedudukan Garis Terhadap Garis
4. Kedudukan Garis Terhadap Bidang
5. Kedudukan Bidang Terhadap Bidang
Yuk, simak lebih lanjut untuk tau penjelasannya!
1. Kedudukan Titik Terhadap Bidang.
Bidang sendiri merupakan gabungan lebih dari beberapa garis yang saling terhubung. Dalam kedudukan ini juga terdapat dua macam, yaitu:
a. Titik terletak pada bidang, dapat diartikan bahwa bidang melalui titik tersebut.
b. Titik terletak di luar bidang, dapat diartikan bahwa bidang sama sekali tidak melalui titik tersebut.
2. Kedudukan Titik Terhadap Garis.
Dalam kedudukan ini dua buah titik dapat membentuk tepat satu garis. Oleh karena itu ada dua macam kedudukannya, yaitu:
a. Titik terletak pada garis, dapat diartikan bahwa garis melalui titik tersebut.
3. Kedudukan Garis Terhadap Garis.
Antara satu garis dan garis lainnya juga mempunyai kedudukan. Terdapat 4 macamnya, yaitu:
a. Dua garis saling berhimpit jika terdapat lebih dari satu titik persekutuan (titik potong).
b. Dua garis saling berpotongan jika terdapat tepat satu titik persekutuan (titik potong).
c. Dua garis saling sejajar jika tidak ada satupun titik persekutuan.
d. Dua garis saling bersilangan jika tidak saling berpotongan, tidak saling sejajar, dan tidak terletak pada satu bidang.
4. Kedudukan Garis Terhadap Bidang.
Garis dan bidang juga bisa saling memiliki kedudukan satu dengan yang lainnya. Ada 3 macam kedudukannya, yaitu:
a. Garis terletak pada bidang jika terdapat lebih dari satu titik persekutuan.
b. Garis sejajar pada bidang jika sama sekali tidak terdapat titik persekutuan.
c. Garis berpotongan pada bidang jika terdapat tepat satu titik persekutuan (titik tembus).
5. Kedudukan Bidang Terhadap Bidang.
a. Dua bidang saling berhimpit, jika setiap titik di satu bidang juga terletak pada bidang lainnya.
b. Dua bidang saling sejajar, jika tidak di temukan satupun titik persekutuan.
c. Dua bidang saling berpotongan, jika terdapat tepat satu garis persekutuan.
Demikian penjelasan dari saya mengenai materi kedudukan titik, garis dan bidang dalam bangun ruang. Mohon maaf bila terdapat kesalahan dan kekurangan dari materi yang saya tulis kali ini.
Wassalam.wr.wb.
Komentar
Posting Komentar